Diorama kemasyuran hasrat ini bergejolak
berharap berbaur sejalannya sentuhan
yang dibayang jerit kedalam gelap jiwa
riasan memutlakkan firasat kelam
berharap berbaur sejalannya sentuhan
yang dibayang jerit kedalam gelap jiwa
riasan memutlakkan firasat kelam
menghitung sampai tak tercapai
lemah selaku kuat seharap resah
hukum sertakan aroma keniscayaan
gantikan mulut dalam hati terbendung
tunggu sampai menjelang hari baru
saat bintang jatuh dari tak terukur
sejatinya hadirku tercermin sadar
tercium bagai bentangan jiwa
Juluki jiwa ini dengan mantra
Perdaya sejatinya kalbumu ini setingginya hasrat kearifanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar